Tuesday, January 6, 2009

Penggunaan Media Internet

Pada kesempatan kali ini, penulis akan melakukan assesment mengenai penggunaan media internet sebagai sarana untuk mencari, memilih dan membeli barang. Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan ketersediaan informasi, maka konsumen cenderung menggunakan internet untuk mencari, memilih dan membeli barang melalui dunia maya. Pada topik ini, penulis akan membahas penggunaan internet dengan mengacu pada tiga garis waktu yang terbagi atas masa lampau (past time), masa sekarang (present time) dan masa yang akan datang (future time).


Masa Lampau (Past Time)

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroup pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus merupakan kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Semenjak tahun 1994, pengggunaan internet mulai dikembangkan ke arah komersial dengan kemunculan istilah virtual-shopping. Namun pada saat-saat awal dimulainya virtual-shopping, jaringan internet belum tersebar secara luas seperti sekarang dan juga keberadaan internet masih dianggap sebagai suatu hal yang eksklusif sehingga virtual-shopping masih belum dapat berkembang secara pesat. Namun seiring pesatnya perkembangan internet, dalam kurun waktu 10 tahun (1994-2004), angka rata-rata pengguna internet meningkat dengan sangat drastis.

Peningkatan jumlah pengguna internet juga berperan dalam peningkatan jumlah konsumen yang melakukan pencarian, pemilihan dan pembelian barang melalui dunia maya. Hal tersebut juga didukung dengan berkembangnya bandwidth sehingga vendor dapat membuat situs yang lebih menarik dan interaktif. Masa internet tersebut didominasi dengan web 1.0 dimana website sebagian besar hanya digunakan untuk bertransaksi dan mencari informasi

Masa Sekarang (Present Time)


Semenjak tahun 2004, web 2.0 mulai berkembang. Web 2.0 mengutamakan interaksi yang bersifat sosial antar sesama pengguna situs tersebut. Sehingga disamping menyediakan informasi, web 2.0 memungkinkan pengguna situs tersebut untuk bersosialisasi melalui internet. Sejak tahun ini pula, teknologi internet broadband mulai tersebar di negara-negara berkembang, sehingga dengan infrastruktur yang semakin baik, pengguna internet untuk melakukan pencarian, pemilihan dan pembelian barang melalui dunia maya semakin berkembang. Namun, perkembangan setelah tahun 2004 tidak secepat pada tahun-tahun sebelumnya karena internet sudah dirasakan cukup baik dan pengembangannya lebih terfokus pada 'apa yang dapat dilakukan oleh dan melalui internet'.



source :itu.int

Pada grafik diatas, dapat terlihat bahwa setelah tahun 2004, grafik peningkatan jumlah pengguna internet lebih stabil dibandingkan pada tahun sebelumnya. Grafik pada negara berkembang (titik merah) terlihat lebih mengalami peningkatan dibandingkan dengan pengguna internet di negara maju (segiempat biru). Hal ini disebabkan karena penetrasi broadband di negara-negara berkembang masih dalam tahap awal sehingga peningkatan setelah tahun 2004 tidak terlalu signifikan



Berikut ini adalah grafik yang menggambarkan persentase dari pengguna internet yang melakukan pencarian, pemilihan dan pembelian barang di Inggris.


Sumber : itu.int

Pada era masa lampau (past time), pengguna internet yang merupakan konsumen meningkat tajam dari sekitar 15% pada tahun 1998, hingga mencapai 70% pada tahun 2004. Dari grafik tersebut juga dapat terlihat bahwa setelah tahun 2004, peningkatan jumlah konsumen lebih stabil dibandingkan pada tahun sebelumnya dimana pada kurun waktu 2004-2007, hanya terjadi peningkatan sebesar 10%.

Masa Yang Akan Datang (Future Time)

Dengan berkembangnya teknologi internet nirkabel (wireless), penetrasi internet terhadap pasar akan tetap meningkat pada masa yang akan datang. Pengembangan WiFi menuju ke WiMax akan membawa dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan dan peningkatan frekuensi transaksi yang dilakukan melalui internet. Selain teknologi, peningkatan transaksi melalui internet juga didukung dengan konsep-konsep website yang semakin bersifat user-friendly dan sederhana untuk digunakan.

Sehingga penulis membuat suatu kesimpulan bahwa pada masa yang akan datang, transaksi-transaksi yang bersifat elektronik masih akan berkembang dengan grafik yang cukup stabil dimana peningkatan penetrasi pasar akan secara rata-rata berada pada kisaran 5% hingga 15% per tahun, nilai ini diperkirakan berdasarkan grafik dan data-data penetrasi pasar selama 5 tahun terakhir. Namun tidak tertutup kemungkinan bahwa peningkatan yang terjadi akan dapat kurang atau lebih dari nilai tersebut, karena teknologi komputer selalu bergerak dinamis.

Sebagai contoh nyata, kita dapat mengacu pada klikBCA. Pada awalnya, klikBCA dibuat dengan menggunakan tampilan yang serupa dengan tampilan yang ada pada layar ATM BCA, sehingga konsumen akan dimudahkan dalam menggunakan klikBCA, penggunaan layar yang serupa dengan layar pada ATM memungkinkan optimisasi dari kecepatan untuk mengakses situs tersebut karena pada saat peluncuran pertamanya, koneksi internet masih berupa koneksi dial-up sehingga BCA harus mengutamakan kecepatan akses dari klikBCA.

Seiring dengan berkembangnya kecepatan dan teknologi internet, BCA terus mengembangkan klikBCA agar lebih interaktif dan menarik, selain itu, BCA juga menambahkan fitur-fitur yang sebelumnya tidak terdapat pada klikBCA. Fitur-fitur yang ditambahkan oleh pihak BCA memungkinkan pengguna (user) memperoleh pengalaman yang lebih baik saat menggunakan klikBCA. Jadi selain kebutuhan transaksional, BCA juga memperhatikan sehingga dengan fasilitas, keamanan dan kemudahan yang ditawarkan, klikBCA mampu mengungguli para kompetitornya. Peningkatan jumlah pengguna klikBCA juga dipengaruhi dari peningkatan jumlah pengguna internet sehingga BCA juga secara konstan melakukan penigkatan kapabilitas dari teknologi yang dimiliki untuk tetap dapat melayani nasabahnya dimana tren transaksi elektronik di masa yang akan datang akan terus meningkat.
Salam.

No comments: